Puisi Kucing Oyen
Table of Contents
Bulu jingga menyala, si Oyen yang ramah.
Tatapan nakal penuh rasa penasaran,
Melompat, berlari, selalu cari perhatian.
Oyen tak pernah kenal rasa takut,
Meski sering kena usir atau dipanggil sangar.
Dia tetap mendekat, menggesekkan badan,
Seakan berkata, “Aku di sini, sahabatmu selamanya.”
Terkadang ia tidur di kursi, kadang di lantai,
Berpindah-pindah, tanpa banyak suara.
Namun satu yang pasti, kehadirannya ceria,
Mengisi rumah dengan tawa dan kehangatan tanpa cela.
Ah, Oyen si kucing yang tak pernah sepi,
Dalam hidupnya yang riang, dia terus menari.
Bersama jingga yang menyala di setiap langkah,
Oyen si kecil, membawa senyum tanpa lelah.
